SEKOLAH DIANTAR ORANGTUA...?? Ngaruh ke Psikis anak? entah ~
Saya mendapat broadcast message
tentang hari pertama sekolah dan pengaruh psikologis anak kalau diantar ke
sekolah di hari pertama oleh orangtuanya itu sangat bagus.
Saya duluuu TK naik jemputan,
awal masuk sekolah memang diantar ke sekolah sama Ibu. Tapi setelah itu
pulangnya saya sudah naik jemputan, dan duluu memang saya bandel banget jadi
mungkin Ibu gemes juga...
Hahahaha.... berikutnya saat saya
SD. Berhubung SD saya masih di komplek perumahan, jadi seperti waktu TK, ibu
saya mengantar saya di pahi hari dan siangnya pulang... saya dibiarkan untuk
mencari teman pulang sendiri. Dan that’s worth it!! Saya jadi punya banyak
temen yang akhirnya mereka juga menyuruh ibu2 mereka untuk pulang dan mereka
jadi ikutan mandiri...
SMP saya naik ojek. Sesekali bareng
Papah, kalo papah lagi ga buru-bur berangkat ke kantor. Awal masuk karena banyak
dari temen2 saya (termasuk saya) melalui jalur prestasi untuk masuk SMP jadi
SMP saya ini tidak menggunakan cara kampungan untuk meng-ospek. Saya cukup
senang dengan cara tersebut. 3 tahun orangtua saya bisa dihitung dengan tangan
kalau ke sekolah, Rapat orangtua, ambil rapot, dan kalau ada pesantren kilat
saja.
SMA saya total ga dianter
orangtua. Dengan metode yang sama orangtua saya mendidik kami anak-anaknya
untuk tidak tergantung terhadap sesuatu yang memang hal tersebut kalo memang
bisa dikerjakan sendiri ya dikerjakan saja sendiri. Untuk apa iri dengan keadaan
orang lain. Hahahha...
Kuliah berhubung saat masuk
kuliah kakak kedua saya Kak Dinda masih kuliah di Universitas yang sama, jadi
orangtua saya tidak perlu buang-buang uang untuk menemani saya ospek di dunia
kuliah yang kata orang dimana kuliah itu persiapan untuk kerja... Suatu hari,
ibu saya menelpon dan beliau terdengar terisak di ujung telpon sana,
“Dek, Mama sebel... Harusnya hari
ini rapat Dharma Wanita. Tapi dibatalkan karena Ketuanya ke Semarang nemenin
anaknya OSPEK. Harusnya mama nemenin Adek aja disana... Adek ospeknya gimana?
Jangan Lupa makan ya...”
J senyum lebarr sekaligus terharu
hahaha... Jujur saya selama di Depok dari TK-SMA tidak terlalu dekat dengan
orangtua saya. Karena bagi saya saat itu mereka terlalu fokus ke kakak saya
Dinda dan adik saya Adit. Jadi saya ga terlalu menghiraukan perasaan mereka,
tidak memikirkan bagaimana keadaan mereka. Ketika saya Kuliah jauh dari mereka,
benar-benar sungguh rindu suasana rumah. Saya merindukan rumah, Ibu Bapak dan
semua yang ada di Depok.
Beda ceritanya kalau saya jadi
kuliah di Depok lagi, mungkin saya aakan tetap acuh ke kedua orangtua saya, dan
mungkin saya akan tetap renggang dengan kakak saya yang perempuan ini. Kami jadi
dekat karena kami ting al di satu kota dan sama2 punya pacar dengan hobi yang
sama saat itu, beda orang lho yaaa.... hahahaha sejak saya di Semarang banyak
perubahan yang berarti terjadi di cara berfikir dan keadaan yang ada disini...
membuat saya jadi mikir apa jadinya kalau saya ga kuliah di luar kota...
Alhamdulillah!
Banyak Komen positif dan negatif
tentang hal ini untuk mengantar anak ke sekolah. Tapi kalau dilihat dari
psikologis anak2 jaman sekarang yang terlalu bergantung pada sosial media,
gadget, dan tata tertib yang ga disiplin bikin mereka malah jadi manja. Yaa...
ini hanya komentar saya mengenai beberapa kasus yang menimpa anak2 jaman
sekarang.....


Komentar
Posting Komentar